Terlibat Jual Sabu, 11 Oknum Polisi Terancam Dipecat

0

Terlibat Jual Sabu, 11 Oknum Polisi Terancam DipecatGaekon.com – Sebanyak 11 anggota polisi berpangkat bintara hingga perwira di Kota Tanjungbalai terancam hukuman pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) lantaran diduga menjual barang bukti sabu kepada bandar narkoba.

Melansir dari CNN, Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra menegaskan bahwa mereka saat ini masih ditahan dan menunggu proses persidangan kode etik.

“Masih ditahan mereka. Masih persidangan, nunggu proses persidangan kode etik. Mudah-mudahan nanti kita berikan tindakan tegas pemberhentian tidak dengan hormat,” kata Panca.

Mereka ditahan di Lapas Klas IIB Tanjungbalai di Pulau Simardan. Dalam waktu dekat, mereka akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Kota Tanjungbalai.

“Khusus anggota kode etik dan peradilan umum,” urai Panca.

Sebelumnya, Polda Sumut telah melimpahkan berkas perkara dan 11 oknum polisi ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Selain 11 oknum polisi, 3 orang sipil lainnya yang diduga bandar narkoba juga diserahkan ke Kejati Sumut.

Para tersangka yang dilimpahkan masing-masing dari satuan Polres Tanjungbalai yakni W, AS, JL, HTH dan R. Kemudian lima dari Satuan Polairud yakni T, ART, LA, SN dan K. Lalu K polisi Bhabinkamtibmas Polres Tanjungbalai. Selanjutnya tiga orang sipil yakni HA, S dan H.

Kasus ini bermula saat Polres Tanjungbalai mengamankan kapal kayu di Sungai Lunang, Kecamatan Kepayang pada 19 Mei 2021.

Kapal tersebut membawa puluhan kilogram narkotika jenis sabu. Namun dua orang kurir yang membawa barang haram itu diduga kabur. Pihak polisi yang mengamankan barang bukti narkoba tersebut sepakat untuk menjual sabu itu. Penjualan sabu juga mendapat persetujuan Kanit Satres Narkoba Polres Tanjungbalai W.

Dari total 76 kg sabu yang ditemukan, hanya 57 kilogram yang dilaporkan. Sehingga ada sekitar 19 kg sabu yang dijual kepada bandar sabu. Para oknum polisi yang telah berkomplot tersebut mendapat uang miliaran rupiah dari hasil penjualan tersebut.

D For GAEKON