Terlibat Suap, Pegawai Ditjen Pajak Dibebastugaskan, Sri Mulyani: Tindakan Suap Itu Bentuk Pengkhianatan Pegawai Kemenkeu

0

Terlibat Suap, Pegawai Ditjen Pajak Dibebastugaskan, Sri Mulyani: Tindakan Suap Itu Bentuk Pengkhianatan Pegawai KemenkeuGaekon.com – Kasus suap yang terjadi di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengundang emosi Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Namun Sri Mulyani enggan menyebut siapa saja oknum pegawai Ditjen Pajak tersebut.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Sri Mulyani menegaskan bahwa pihaknya tidak mentoleransi terhadap tindakan-tindakan koruptif dan pelanggaran kode etik.

Siapapun pegawai yang terlibat kasus tersebut sudah dibebastugaskan. Namun Sri Mulyani tak merinci siapa saja oknum pegawai Ditjen Pajak yang dimaksudnya.

“Terhadap pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang oleh KPK diduga terlibat di dalam dugaan suap tersebut, telah dilakukan pembebasan tugas dari jabatannya agar memudahkan proses penyidikan oleh KPK,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga mengatakan bahwa yang bersangkutan telah mengundurkan diri dan sedang di proses dari sisi administrasi ASN. Sri Mulyani menyambut baik langkah-langkah yang sudah dilakukan KPK dalam menangani kasus tersebut.

“Kami di Kementerian Keuangan menghormati proses hukum yang sedang dilakukan KPK untuk dapat menuntaskan dugaan suap yang dilakukan oleh pegawai Direktorat Jenderal Pajak dengan tetap memegang azas praduga tidak bersalah,” tutur Sri Mulyani.

Sebelumnya, KPK tengah menyidik kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal Pajak yang pucuk pimpinan tertingginya adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, membenarkan mengenai penyidikan kasus korupsi miliaran rupiah ini. KPK belum menjelaskan lebih detail soal kasus ini, termasuk siapa tersangkanya.

Sri Mulyani menegaskan tindakan suap tersebut merupakan bentuk pengkhianatan perasaan seluruh pegawai Kemenkeu di seluruh Indonesia. Ia berharap langkah pengunduran diri itu tidak akan memberikan dampak negatif kepada kinerja DJP.

D For GAEKON