Teror Wafer Isi Silet Di Jember, Pelaku Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

0

Teror Wafer Isi Silet Di Jember, Pelaku Terancam Hukuman 15 Tahun PenjaraGaekon.com – Pelaku teror wafer isi silet di Kabupaten Jember, Jawa Timur berhasil diringkus polisi. Pelaku berinisial AB (42) ini mengaku memasukkan seng hingga pecahan besi ke dalam wafer.

Melansir dari Suara.com, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengonfirmasi hal ini. Pihaknya mengatakan bahwa AB ditangkap di salah satu warung depan RSD dr Soebandi Jember.

“Pelaku berinisial AB (42) yang tinggal tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) itu merupakan warga Jalan Manggis, Kelurahan Jember Lor, yang ditangkap di salah satu warung di depan RSD dr Soebandi Jember,” kata Yogi.

AB mengaku telah menyebarkan dan mengemas makanan ringan berupa wafer merk superstar yang di dalamnya berisi seng, kawat dan pecahan besi lainnya.

Petugas Unit Resmob Satreskrim bersama anggota Polsek Patrang telah melakukan upaya pemeriksaan dan penggeledahan di rumah AB. Mereka menemukan sejumlah potongan benda tajam.

“Hasilnya ditemukan beberapa bahan dan alat membuat makanan yang berisi pecahan potongan benda tajam berbahaya, sehingga barang bukti itu juga diamankan polisi,” tuturnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa lima buah makanan wafer merk Super Star yang sudah diisi potongan benda tajam berbahaya, tiga buah gunting, 1 buah tang potong, 1 buah tang catut, 1 buah toples kecil berisi seng, kawat, paku dan bahan besi lainnya, 2 buah korek api serta 1 buah kotak tempat membuat makanan.

Saat ini pelaku AB masih dalam pemeriksaan intensif penyidik Satreskrim di Mapolres Jember. AB dijerat pasal 204 KUHP tentang mengedarkan barang berbahaya dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Motif Membagikan Wafer Isi Benda Tajam Adalah Untuk Menolak Bala

AB mengaku motifnya melakukan teror membagikan makanan ringan yang disisipi benda-benda tajam seperti silet, paku, seng, dan lainnya untuk menolak bala.

Sebelumnya, peristiwa teror wafer isi silet ini terjadi pada Sabtu (31/7) pukul 10.30 WIB. Pelaku membagi-bagikan makanan ringan itu untuk anak-anak.

Saat itu di TKP ada seorang anak berusia 6 tahun yang didatangi pria tidak dikenal dan bermaksud memberikan tiga buah makanan ringan berupa wafer, namun anak tersebut enggan menerima pemberiannya.

Lantaran si anak tak mau menerimanya, pelaku kemudian melempar begitu saja ke teras rumah anak tersebut yang merupakan rumah Pak Yasin.

Makanan ringan itu sempat ditunjukkan kepada kakaknya dan dibuka hingga dicicipi. Namun ia langsung memuntahkannya karena terasa ada benda keras di dalam makanan ringan itu. Setelah ibunya menemukan ada benda tajam berbahaya pada makanan itu, keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polsek Patrang.

D For GAEKON