Tersambar Petir Di Gubuk Sawah, Bapak Dan Anak Di Konawe Tewas

0

Tersambar Petir Di Gubuk Sawah, Bapak Dan Anak Di Konawe TewasGaekon.com – Dua orang petani ayah Molaya (59) dan anak, Boby (30) meninggal dunia usai tersambar petir di lokasi persawahan Kelurahan Mataiwoi Kecamatan Tongauna Kabupaten Konawe, Jumat (1/10).

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso menyatakan, saat saksi menuju lokasi, kedua korban sudah tergeletak di tanah. Keduanya berada di dalam gubuk.

“Kondisi lebam, kepala dan paha sebelah kanan dan sudah dalam keadaan meninggal,” ujarnya.

Sebelum Tersambar Petir, Baru Menyelesaikan Panen Di Sawah

Berdasarkan keterangan saksi, Sumardin, sebelum tersambar petir keduanya baru saja menyelesaikan panen di sawah. Molaya dan Boby merupakan buruh lepas yang bekerja untuk seorang petani bernama Sumardin.

Sumardin mengatakan bahwa sekitar pukul 16.00 Wita, kedua korban menggunakan traktor saat mengangkut hasil gabah.

“Waktu sementara kerja, mereka memutuskan berteduh sebentar di gubuk milik petani lain,” ujar Sumardin.

Namun tiba-tiba turun hujan, petir menyambar dengan suara yang sangat keras. Saat itu, saksi merasa curiga setelah satu jam belum mendapat kabar dari keduanya.

Ia akhirnya nekat masuk ke sawah dan memastikan kondisi kedua orang yang tadi masih dilihatnya bekerja. Namun, dia temukan kedua korban sudah tewas tersambar petir.

Diketahui, wilayah persawahan Konawe dan Konawe Selatan rawan terjadi sambaran petir yang mematikan. Pada 2018, sembilan petani di Desa Tolutu Jaya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, menjadi korban sambaran petir.

D For GAEKON