Jadi Tersangka, Jerinx Wajib Datang Untuk Pemeriksaan Hari Ini Terkait Kasus Pengancaman

0

Jadi Tersangka, Jerinx Wajib Datang Untuk Pemeriksaan Hari Ini Terkait Kasus PengancamanGaekon.com – Hari ini, Senin (9/8) Polda Metro Jaya jadwalkan pemeriksaan terhadap tersangka kasus dugaan pengancaman kekerasan terhadap blogger Adam Deni, I Gede Astina alias Jerinx.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Menurut keterangannya, Jerinx telah ditetapkan sebagai tersangka dan akan dipanggil untuk pemeriksaan hari ini.

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka hasil gelar perkara. Rencana panggilan untuk dilakukan pemeriksaan dijadwalkan hari Senin,” kata Yusri.

Jerinx Harus Datang Karena Sudah Tersangka

Yusri menegaskan bahwa Jerinx harus menghadiri pemeriksaan. Pasalnya, status kasus Jerinx sudah naik ke tingkat penyidikan dan drummer Superman Is Dead (SID) itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“(Jerinx) harus datang, sekarang ini sudah penyidikan, bukan penyelidikan. Kalau kemarin kan mengundang,” kata Yusri.

Jerinx pertama kali dilaporkan pada 10 Juli 2021. Adam Deni melaporkan Jerinx melanggar Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 29 juncto Pasal 45b Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Kasus ini bermula ketika Adam Deni meminta Jerinx memberikan bukti daftar artis Tanah Air yang menerima endorse untuk mengaku positif Covid-19.

Beberapa lama setelah itu, Adam Deni mengaku dihubungi Jerinx, kemudian dimaki-maki lalu dihina dan dituduh sebagai dalang di balik menghilangnya akun Instagram @jrxsid.

Kuasa hukum dari Adam Deni, Machi Achmad mengatakan bahwa kliennya kemudian melaporkan Jerinx atas dugaan ancaman kekerasan ke Polda Metro Jaya.

Machi mengatakan, Adam Deni mengambil langkah itu karena musyawarah yang kliennya gelar dengan Jerinx melalui sambungan telepon tidak tercapai.

“Sebelumnya adanya deadlock (tidak tercapai mufakat) terkait rencana perdamaian antara kedua belah pihak yang sebelumnya sudah dikomunikasikan via telepon,” kata Machi Achmad.

Machi bahkan mengaku telah mencoba memediasi keduanya, tetapi tidak mencapai titik temu.

D For GAEKON