Jadi Tersangka KPK, Ini Potret Bendum DPC Demokrat Nur Afifah Yang Masih 24 Tahun

0

Jadi Tersangka KPK, Ini Potret Bendum DPC Demokrat Nur Afifah Yang Masih 24 TahunGaekon.com – Bendum DPC Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balqis ikut terseret KPK menjadi salah satu dari 6 tersangka terkait kasus Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur.

Melansir dari Kumparan, Afifah menjadi tersangka satu-satunya perempuan dalam perkara itu.

Ia bahkan tergolong sangat muda, karena masih berusia 24 tahun. Namun diusia yang masih muda itu Afifah sudah mengenakan rompi tahanan KPK.

Seperti diketahui, KPK menjerat 6 orang tersangka dalam operasi tangkap tangan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur. Mereka diduga terlibat kasus suap terkait proyek dan perizinan.

Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan bahwa KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan.

Berikut daftar para tersangka:

Pemberi:

  • Achmad Zuhdi alias Yudi selaku swasta.

Penerima:

  • Abdul Gafur Mas’ud selaku Bupati Penajam Paser Utara.
  • Mulyadi selaku Plt Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara.
  • Edi Hasmoro selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara.
  • Jusman selaku Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara.
  • Nur Afifah Balqis selaku Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan.

Dalam konferensi pers, KPK menyebut Nur Afifah ialah Bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan. Sementara Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan ialah Abdul Gafur.

Abdul Gafur termasuk kepala daerah yang menjabat dalam usia muda. Ia merupakan kelahiran 7 Desember 1987 atau saat ini berusia 34 tahun.

Abdul Gafur dilantik sebagai bupati pada 19 September 2018. Pada saat itu ia berusia 31 tahun. Abdul Gafur dkk diduga menerima suap terkait proyek pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara.

Sementara Nur Afifah diduga mengelola uang suap yang diterima Abdul Gafur. Rekening atas nama Nur Afifah diduga menjadi penampungan uang suap.

Saat menangkap Abdul Gafur di salah satu mal di Jakarta, KPK mengamankan uang diduga suap Rp 1 miliar. Sementara, KPK juga menemukan uang Rp 447 juta dalam rekening Nur Afifah Balqis yang diduga juga terkait suap.

Hal itu menjadi bukti atas peran Nur Afifah yang menampung hasil korupsi Abdul Gafur.

Atas perbuatannya, Abdul Gafur serta Nur Afifah dkk dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

D For GAEKON