Terungkap! Ayah Tega Cabuli Anak Kandungnya Di Sidoarjo Selama Bertahun-Tahun

0

Terungkap! Ayah Tega Cabuli Anak Kandungnya Di Sidoarjo Selama Bertahun-TahunGaekon.com – Seorang Ayah berinisial FD di Sidoarjo, Jawa Timur tega mencabuli anak kandungnya selama bertahun-tahun. Kasus yang sudah lama tersimpan ini akhirnya berujung ke meja pengadilan.

Korban yang sempat diancam dan tak berani melaporkan ayahnya itu akhirnya menyerahkan kasus ini ke Mapolda Jatim, 4 Mei 2021 lalu, dan diterima dengan nomor laporan LP-B/277/V/RES.1.24/2021/UM/SPKT.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Kasus ini diungkap kuasa hukum korban, Febri Kurniawan Pikulun. Menurut penjelasannya, peristiwa ini ternyata sudah berlangsung sejak 2017.

“Pencabulan itu dilakukan sejak korban berumur 12 tahun, dan berlangsung selama bertahun-tahun,” kata Febri.

Kejadian pahit itu disimpan korban selama bertahun-tahun. Ia takut melaporkan ayahnya karena mendapat ancaman akan dibunuh. Salah seorang kuasa hukum korban lainnya May Cendy Aninditya menambahkan, selama ini korban tidak berdaya karena mendapatkan ancaman dari pelaku.

“Pelaku mengancam anaknya, jika dia tidak mau melayani ayahnya dia akan dibunuh, adik dan ibu kandungnya juga akan dibunuh,” ucapnya.

May menyebut pihaknya akan terus mengawal kasus ini, dan memastikan korban mendapatkan keadilan. Pihaknya juga akan mencari pendampingan psikologis untuk korban yang tengah trauma.

“Kami fokus pada pemulihan psikologis. Korban sangat traumatis, habis ini kami rencananya akan mendatangkan psikolog untuk memulihkan psikologi korban,” ujar dia.

Kejadian ini bermula saat korban sehari-hari tidur bersama kedua orang tuanya. Di tengah malam, saat ibu korban terlelap, FD kemudian berpindah ke sebelah korban dan mulai menggerayangi tubuh putrinya.

Pelaku yang sehari-harinya menganggur kerap memanfaatkan kondisi rumah yang sepi karena ditinggal istri bekerja, untuk menyetubuhi korban. Kejadian ini baru terungkap empat tahun kemudian, usai korban, mendapatkan motivasi dari teman kerjanya.

D For GAEKON