Tes Genose C19 Tak Berlaku Lagi, Gubernur Bali Perketat Syarat Kunjungan Wisatawan

0

Tes Genose C19 Tak Berlaku Lagi, Gubernur Bali Perketat Syarat Kunjungan WisatawanGaekon.com – Tes Covid-19 hasil uji GeNose C19 saat ini sudah tidak bisa digunakan untuk masuk wilayah Bali. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

Pihaknya kini memperketat syarat kunjungan ke Pulau Dewata. Mengingat kasus Covid-19 semakin memprihatinkan. Koster mengatakan bahwa dokumen tes Covid-19 hasil uji GeNose C19 tidak bisa lagi digunakan untuk masuk wilayah Bali.

Koster mewajibkan penumpang pesawat menyertakan tes PCR dengan hasil negatif. Bagi penumpang pesawat, selain GeNose C19, hasil uji tes antigen juga tidak berlaku.

“Khususnya untuk (penumpang) transportasi udara, itu hanya diberlakukan swab PCR negatif,” tuturnya.

Tak hanya jalur udara, Koster juga memperketat kedatangan wisatawan melalui jalur darat maupun laut. Mereka yang melalui jalur darat dan laut harus membawa surat negatif Covid-19 minimal hasil uji tes antigen.

“Tidak lagi menggunakan GeNose. Jadi, untuk transportasi (darat dan laut) harus dengan keterangan swab PCR atau antigen,” jelas Koster.

Surat Edaran Gubernur Provinsi Bali Berlaku Mulai 30 Juni 2021

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Provinsi Bali per Selasa (29/6). Kebijakan ini akan berlaku mulai Rabu, 30 Juni 2021. Koster menerangkan kebijakan ini saat menghadiri virtual Weekly Press Briefing, Senin (28/6).

Langkah ini perlu dilakukan guna menghentikan laju kasus Covid-19 yang terus meningkat. Koster berharap kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) akan dibuka pada akhir Juli 2021.

“Saya sebagai gubernur sangat berharap jadwal (pembukaan wisatawan asing) dapat kita penuhi, kita laksanakan pada akhir Juli nanti,” ucapnya.

Koster mengatakan bahwa usulan dibuka kembali sektor pariwisata ini merupakan usulan dari pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali. Pasalnya, laju perekonomian Pulau Dewata bergantung pada kunjungan turis mancanegara.

D For GAEKON