Tewaskan Warga Pandeglang, Polisi Menduga Ledakan Keras Ini Bom

0

Tewaskan Warga Pandeglang, Polisi Menduga Ledakan Keras Ini BomGaekon.com – Warga Kabupaten Pandeglang, Banten, sempat digegerkan dengan adanya ledakan pada Minggu (9/1) malam. Kerasnya ledakan itu sampai menghancurkan rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP).

Melansir dari Kompas, Ledakan tersebut bersumber dari sebuah rumah di Kampung Cisaat, Desa Tangkil Sari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.

Menurut kesaksian Camat Cimanggu Hadi Fatoni, ledakan itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Namun, pihaknya sendiri juga masih bingung terkait ledakan apa itu.

“Iya betul, ledakan sangat keras, saya tidak bisa menyimpulkan ledakan apa,” ujarnya.

Salah seorang warga Citangkil, Iyan Softan yang tinggal 6 kilometer dari TKP mengatakan bahwa warga kampungnya juga mendengar ledakan keras itu. Warga sempat geger dan panik mendengar ledakan tersebut. Mereka mengira bunyi keras itu merupakan ledakan Gunung Anak Krakatau.

Camat Cimanggu Hadi Fatoni membenarkan bahwa sempat terjadi kepanikan.

Namun, setelah mengetahui bahwa bunyi tersebut bukan berasal dari aktivitas Anak Krakatau, suasana sudah mulai kondusif.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cimanggu Iptu Darwin Khairul Syafari menuturkan, ledakan keras tersebut juga terdengar hingga kantornya yang berjarak 3 kilometer dari lokasi kejadian.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Kepolisian Daerah (Polda) Banten Kombes Pol Shinto Silitonga menjelaskan, tim Gegana diturunkan untuk mencari bahan peledak yang jadi pemicu ledakan.

“Unit Jibom diturunkan sekitar pukul 13.00 WIB. Kami sudah sterilkan TKP dan saat ini sedang berlangsung penyisiran untuk mengecek apakah ada bahan peledak lainnya di lokasi ledakan dan di sekitarnya,” ungkapnya.

Polisi Menemukan Potongan Kabel Setelah Ledakan Di Pandeglang

Polisi menduga bahwa ledakan di Pandeglang disebabkan oleh bom. Kepala Seksi (Kasi) Identifikasi Polda Banten Kompol Mardison menuturkan, hal tersebut diketahui dari temuan sejumlah barang hasil penyisiran Unit Jibom. Bahkan, polisi juga menemukan potongan kabel.

“Ini ada serbuk flash powder di plastik nomor satu, kedua ada belerang, dan potasium yang dijadikan bahan peledak,” terangnya.

Mardison menyampaikan, polisi bakal melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait tujuan penggunaan bom tersebut.

“Kita amankan berikut dengan saklar on off, bahan peledak sudah jadi, diamankan dan juga sisa-sisa bahan peledak,” tegasnya.

Ledakan di Pandeglang ini menewaskan pemilik rumah berinsial UL (38). Adapun istrinya, LI (36), mengalami luka berat. Kedua korban ditemukan di antara puing-puing rumah mereka.

Korban luka berat dievakuasi ke Puskesmas Sumur. Sedangkan korban tewas dibawa ke RSUD Berkah, Pandeglang, pada Senin (10/1) dini hari untuk dilakukan otopsi.

D For GAEKON