Tiduran Di Jalan, Sejumlah Warga Tutup Ruas Jalan Tol Balikpapan

0

Tiduran Di Jalan, Sejumlah Warga Tutup Ruas Jalan Tol BalikpapanGaekon.com – Sejumlah warga kembali berusaha menutup ruas jalan tol Balikpapan-Samarinda di Kilometer 6 yang terletak di RT 37 Kelurahan Manggar, Balikpapan.

Melansir dari Liputan6, warga nekat menutup ruas jalan tersebut lantaran permasalahan lahan tak kunjung menemui titik terang.

Aksi Penutupan Jalan Tol Oleh Warga Bukan Kali Pertama

Aksi ini merupakan yang aksi yang ke sekian kalinya dalam satu tahun terakhir. Tuntutan mereka pun masih sama, pemerintah diminta segera membayar ganti rugi pembebasan lahan, yang tak kunjung tuntas selama lima tahun terakhir.

Para perwakilan warga itu menutup jalan dengan tidur-tiduran di jalan. Hal ini sebagai bentuk protes dan kekecewaan.

Saat ini proses sengketa lahan di pengadilan sudah dimenangkan pemilik lahan. Hal ini usai banding yang dilayangkan penggugat ditolak oleh Pengadilan Tinggi Samarinda.

Pihak warga mengancam akan melakukan aksi yang lebih nekat, jika persoalan ganti rugi lahan ini tak kunjung tuntas.

Salah satu warga bernama Welem Salinding mengatakan, warga sudah bosan hanya diberi janji manis oleh pemerintah. Bahkan, pemerintah, dianggap terkesan melakukan pembiaran.

“Sedari awal proyek ini dimulai, warga selalu kooperatif. Kami juga selalu mendukung pembangunan jalan tol, tapi kenapa tiba waktunya pembayaran hak kami dipersulit,” katanya.

Salah satu yang jadi sorotan warga adalah proses konsinyasi yang saat ini berjalan. Welem menilai, semestinya proses itu tak perlu ditempuh. Sebab, selama ini, selain selalu kooperatif, warga pemilik lahan juga tak pernah menolak nilai ganti rugi yang disodorkan pemerintah.

“Soal nilai ganti rugi kami juga terima, kami juga menempati tanah di sini. Jadi kenapa mesti konsinyasi,” terangnya.

D For GAEKON