Timbun Obat Covid Ribuan Dus, Gudang PT ASA Kalideres Digerebek Polisi

0

Timbun Obat Covid Ribuan Dus, Gudang PT ASA Kalideres Digerebek PolisiGaekon.com – Gudang PT ASA di Kalideres, Jakarta Barat digerebek polisi, lantaran diduga menimbun obat Corona.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Detik, Pihak polisi saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap direktur hingga apoteker dari gudang obat tersebut.

“Ya (masih diperiksa),” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo.

Menurut keterangan Ady, ketiga orang yang masih diperiksa yaitu YP (58) sebagai direktur, MA (32) sebagai apoteker, dan E (47) sebagai kepala gudang. Obat Corona yang ditimbun tersebut jenis Azithromycin 500 mg.

Dari hasil penyelidikan sementara, gudang tersebut menjual obat Azithromycin 500 mg ke pasaran dengan harga 2 kali dari harga eceran tertinggi (HET).

“Di mana harga eceran tertinggi itu yang kami temukan seharusnya satu tablet yaitu seharga Rp 1.700, tapi kami melihat di sini ada kenaikan harga menjadi Rp 3.350,” kata Ady.

PT ASA Diduga Mengubah Faktur Pembelian

Saat polisi mengamankan gudang tersebut, PT ASA diduga mengubah faktur pembelian ke harga normal sesuai HET.

“Ada upaya mereka untuk mengubah faktur dari pembelian obat ini pada saat kita amankan dari sisi harga. Yang sudah kita sampaikan di awal harganya menjadi Rp 3.350, mereka mencoba untuk menurunkan pada saat kita amankan untuk sesuai dengan harga eceran tertinggi, yaitu Rp 1.700,” jelasnya.

Kementerian Kesehatan sudah menetapkan harga eceran tertinggi ‘obat Corona’ dalam KepMen Nomor HK.01.07/MENKES/4826/2021 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Sampai saat ini, polisi belum menghitung berapa keuntungan yang diperoleh dari penjualan obat Azithromycin tersebut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan obat-obatan tersebut ditimbun hingga ribuan dus. Rencananya, obat tersebut akan disebar ke berbagai wilayah di Jabodetabek.

“Ini rencana disebar ke wilayah Jabodetabek, namun karena ada indikasi penimbunan ya kita akan usut. Agar obat ini bisa sampai ke warga yang membutuhkan,” kata Joko.

D For GAEKON