Tiru Warkop DKI, Warkopi Bisa Kena Denda Rp 2 M Atau Penjara 4 Tahun

0

Tiru Warkop DKI, Warkopi Bisa Kena Denda Rp 2 M Atau Penjara 4 TahunGaekon.com – Warkopi belakangan ini ramai jadi perbincangan usai Indro Warkop buka suara. Menurut Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) Freddy Harris, bisa saja Warkopi terancam hukuman penjara 4 tahun karena meniru Warkop DKI.

Melansir dari Tribun, Freddy mengatakan bahwa bisa saja Warkopi dikenakan denda paling banyak senilai Rp 2 miliar atau penjara maksimal selama 4 tahun.

Warkop DKI Sudah Mendaftarkan Merek Sejak 2004

Hal ini lantaran Warung Kopi Dono Kasino Indro (Warkop DKI) sudah mendaftarkan merek mereka di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) pada 21 Januari 2004 silam. Maka dari itu pihak yang menggunakan merek Warkop DKI harus meminta izin ke DJKI dan pihak Warkop DKI.

Jika tidak, dapat dikenakan hukuman pidana sesuai Undang-Undang yang berlaku. Sementara itu Freddy mengatakan bahwa grup Warkopi tidak tercatat memiliki pendaftaran merek.

“Grup Warkopi sendiri tidak tercatat memiliki pendaftaran merek. Apabila merujuk kepada ketentuan Pasal 100 ayat (2) UU No. 20 Tahun 2016, karena itu Warkopi dapat dipidana dengan penjara paling lama 4 tahun atau denda paling banyak Rp2 Miliar,” terangnya.

Freddy Harris membeberkan bahwa Warkop DKI telah menguasai merek itu dengan nomor agenda IDM000047322, IDM000551495, IDM000557440, IDM000557441.

Keempat merek tersebut secara eksklusif mengkomersilkan jasa-jasa hiburan, penyediaan latihan, penyewaan lahan olahraga, sarana olahraga dan aktivitas kebudayaan, jasa-jasa group hiburan atau pendidikan, penerbitan buku, jasa jasa pendidikan, produksi film, penyelenggaraan pameran untuk tujuan kebudayaan dan pendidikan.

Berdasarkan kacamata pelindungan ciptaan, Freddy juga mengatakan bahwa Warkopi berpotensi melanggar hak cipta apabila mereka membuat cerita dan penampilan dalam suatu media, atau dalam bentuk film dengan mengambil skenario dari film-film komedi yang telah ada sebelumnya.

Dalam Pasal 100 ayat (2) UU No. 20 Tahun 2016 disebutkan bahwa ‘Setiap Orang yang dengan tanpa hak menggunakan Merek yang mempunyai persamaan pada pokoknya dengan Merek terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis yang diproduksi dan/atau diperdagangkan, dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun atau denda paling banyak Rp2 miliar.’

D For GAEKON