Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara, TKA Asal China Di Konawe Ini Diduga Kuliti Dan Santap Buaya 3 Meter

0

Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara, TKA Asal China Di Konawe Ini Diduga Kuliti Dan Santap Buaya 3 MeterGaekon.com – Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di kawasan tambang Kabupaten Konawe,Sulawesi Tenggara mendadak jadi sorotan usai menguliti dan menyantap seekor buaya muara sepanjang tiga meter.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara mengusut aksi tersebut.

Kepala BKSDA Sultra Sakrianto Djawie mengatakan tindakan membunuh buaya tidak dapat dibenarkan karena buaya merupakan salah satu satwa yang dilindungi sesuai Undang-Undang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan langsung menurunkan tim ke lokasi tambang yang menurut informasi kami terima adalah tempat kejadian penemuan buaya. Seperti yang viral di media sosial, kalau sudah dikuliti dan dibunuh,” kata Sakrianto.

Sakrianto mengungkapkan jika dalam penyelidikan nanti terbukti buaya itu dengan sengaja dibunuh, maka pelaku terancam hukuman lima tahun penjara, sesuai Undang-Undang tentang Perlindungan Satwa Nomor 5 Tahun 1990.

“Tim yang ke lokasi nanti untuk melakukan penyelidikan dan meminta keterangan pihak yang berkaitan dengan kejadian ini,” tandasnya.

Sampai saat ini, belum ada informasi lengkap terkait penemuan buaya tersebut. Pihak BKSDA Sultra masih melakukan penyelidikan terkait penemuan buaya tersebut.

Sebelumnya, viral foto dan video penemuan buaya di kawasan industri pertambangan nikel di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe pada Rabu (25/8). Dalam video itu, terlihat seekor buaya yang sudah terikat menjadi tontonan para pekerja tambang.

Beberapa foto juga beredar di sosial media baik Facebook dan grup WhatsApp memperlihatkan sejumlah pekerja membunuh dan menguliti buaya tersebut.

D For GAEKON