TNI AU Minta Maaf Terkait Insiden 2 Anggota Lakukan Kekerasan Terhadap Warga Papua

0

TNI AU Minta Maaf Terkait Insiden 2 Anggota Lakukan Kekerasan Terhadap Warga PapuaGaekon.com – Dua anggota Pomau Lanud J.A Dimara Merauke telah melakukan kekerasan terhadap warga Papua. Menanggapi insiden tersebut, Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama Indan Gilang menyampaikan permohonan maafnya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Tempo, Gilang menyampaikan permohonan maaf mewakili institusinya atas insiden tersebut. Pihak TNI AU merasa menyesal atas adanya insiden itu.

“Menyikapi insiden salah paham antara oknum dua anggota Pomau Lanud J.A Dimara Merauke dan warga di sebuah warung makan di Merauke, TNI AU menyatakan penyesalan dan permohonan maaf,” kata Gilang.

Walaupun Minta Maaf, Proses Penyidikan Tetap Berjalan

Gilang menegaskan bahwa TNI AU tidak segan-segan menghukum anggotanya sesuai tingkat kesalahan. Saat ini mereka tengah melakukan proses penyidikan.

Kasus kekerasan yang dialami warga Papua tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

Dalam video yang beredar korban terlihat tengah terlibat dalam perseteruan dengan pria lainnya. Kemudian dua anggota TNI AU datang, memiting tangan korban, dan mendorong keluar dari warung ke pinggir jalan.

Anggota TNI AU itu kemudian menelungkup korban di atas trotoar. Sedangkan rekannya menginjak kepala korban.

Warga Papua itu hanya terdengar mengerang. Menurut aktivis HAM Papua, Theo Hesegem, korban merupakan penyandang tuli.

Menurut Gilang insiden tersebut diawali keributan seorang warga yang diduga mabuk. Gilang menjelaskan bahwa dua anggotanya bermaksud untuk melerai kedua pihak. Namun, atas insiden kekerasan tersebut, kini pelaku dalam penanganan petugas Lanud J.A Dimara Merauke.

“Kedua oknum anggota Pomau Lanud Merauke, kini sudah ditahan dan dalam pengawasan Komandan Lanud J.A Dimara Merauke,” ujarnya.

D For GAEKON