Traveler 8 Negara Ini Dilarang Masuk RI

0

Jakarta – WHO sudah menetapkan virus Covid-19 sebagai pandemi global. Pemerintah RI pun kini menanggapi status itu dengan menerbitkan larangan melintas bagi para traveler atau pelancong dari 8 negara untuk masuk tanah air.

Ketetapan itu disampaikan Menlu Retno LP Marsudi dalam konferensi pers Kemlu melalui channel YouTube. Para pelancong dari 8 negara itu dilarang masuk Indonesia dalam jangka waktu 14 hari.

Berikut GAEKON rincikan 8 negara tersebut, antara lain:

  1. Iran
  2. Italia
  3. Vatikan
  4. Spanyol
  5. Prancis
  6. Jerman
  7. Swiss
  8. Inggris

“Pemerintah terus mencermati laporan dari WHO mengenai perkembangan penyebaran COVID-19,” kata Retno, Selasa 17 Maret 2020. Retno menekankan, kebijakan bagi pendatang dari Mainland China dan Korea Selatan untuk Kota Daegu dan Provinsi Gyeongsangbuk-do masih berlaku. Ini sesuai dengan pernyataan yang dikeluarkan Retno pada awal Februari 2020 dan awal Maret 2020.

“Kebijakan terhadap RRT masih berlaku sesuai dengan pernyataan Menlu tanggal 2 Februari. Kedua, kebijakan terhadap Korea Selatan untuk Kota Daegu dan Propinsi Gyeongsangbuk-do masih sesuai dengan pernyataan Menlu tanggal 5 Maret 2020,” jelas Retno.

Pemerintah RI menangguhkan kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK), Visa Kunjungan Saat Kedatangan (Visa on Arrival) dan Bebas Visa Diplomatik/Dinas selama 1 bulan untuk 8 negara yang disebut sebelumnya.

“Oleh karena itu, setiap orang asing yang akan berkunjung ke Indonesia diharuskan memiliki Visa dari Perwakilan RI sesuai dengan maksud dan tujuan kunjungan. Pada saat pengajuan visa harus melampirkan surat keterangan sehat/health certificate yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan yang berwenang di masing-masing negara,” ujar Retno.

WNI yang berkunjung ke negara itu akan dites kesehatan. Yakni dengan dua opsi tindakan, sebagai berikut:

  1. Apabila pemeriksaan tambahan menemukan gejala awal COVID-19 maka akan dilakukan observasi pada fasilitas pemerintah selama 14 hari.
  2. Apabila tidak ditemukan gejala awal maka sangat dianjurkan yang bersangkutan melakukan karantina mandiri selama 14 hari.
    Aturan berikutnya, perpanjangan izin tinggal bagi pendatang/travelers asing yang saat ini berada di Indonesia dan sudah habis masa berlakunya, maka pengaturannya dilakukan sesuai dengan Permenkumham Nomor 7 tahun 2020.

Bagi pemegang KITAS/KITAP serta pemegang izin tinggal diplomatik/dinas yang saat ini sedang berada di luar negeri dan izin masuknya akan berakhir, maka pengaturannya juga sesuai dengan Permenkumham Nomor 7 tahun 2020.

“Kebijakan ini akan mulai berlaku pada hari Jumat tanggal 20 Maret pukul 00.00 WIB. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi sesuai dengan perkembangan,” kata Retno.

K For GAEKON