Tukang Bubur Pelanggar PPKM Darurat Divonis Denda Rp 5 Juta

0

Tukang Bubur Pelanggar PPKM Darurat Divonis Denda Rp 5 JutaGaekon.com – Penjual bubur ayam di Tasikmalaya, Jawa Barat, Sawa Hidayat (28) divonis denda Rp5 juta. Vonis yang diberikan majelis hakim Pengadilan Negeri Tasikmalaya kepada Sawa itu karena telah melanggar PPKM Darurat.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Hal ini dibenarkan oleh hakim Abdul Gofur. Saat membacakan putusan sidang secara virtual, pada Selasa (6/7), Gofur mengatakan bahwa Sawa terbukti bersalah.

“Terdakwa terbukti bersalah dan divonis Rp5 juta atau subsider kurungan 5 hari penjara,” kata Abdul Gofur.

Tukang Bubur Menyalahi Aturan Perda

Hakim menyatakan bahwa terdakwa menyalahi aturan Perda Provinsi Jawa Barat No 5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat Pasal 21 I ayat 2 dan Pasal 34 ayat 1 Jo Pasal 21 ayat (2).

Selain terdakwa, saksi Endang Uloh (42) yang juga pemilik bubur ayam di kawasan Galunggung, turut dihadirkan. Endang merasa keberatan dengan vonis denda dari hakim sebesar Rp5 juta.

“Ya berat bagi saya. Kalau dendanya Rp1 juta atau Rp2 juta saya masih sanggup. Ya harus bagaimana lagi itu putusan hakim,” katanya.

Sebelumnya, warung bubur ayam milik Endang terjaring razia Satpol PP dan petugas gabungan pada Senin (5/7) malam lalu.

Berdasarkan keterangan Sawa, saat itu ada pengunjung yang memaksa untuk makan di tempat. Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan menuturkan, sidang tipiring dihadiri sejumlah pelanggar PPKM darurat. Sanksi yang diberikan agar memberikan efek jera dan diharapkan menaati masa pembatasan darurat.

Sidang tindak pidana ringan (tipiring) dengan nomor perkara 7/Pid.C/2021/PN Tsm tersebut digelar di halaman Sekretariat Daerah Tasikmalaya.

D For GAEKON