Tuntut Perdana Menteri Prayuth Mundur, Rakyat Thailand Konvoi Di Jalan Bunyikan Klakson Hingga Beri Salam Tiga Jari

0

Tuntut Perdana Menteri Prayuth Mundur, Rakyat Thailand Konvoi Di Jalan Bunyikan Klakson Hingga Beri Salam Tiga JariGaekon.com – Rakyat Thailand unjuk rasa menuntut Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mundur. Mereka melakukan konvoi di Jalan-jalan dengan mobil dan motor.

Kejadian ini diketahui terjadi pada Minggu (1/8). Mereka menuntut mundur Chan-ocha lantaran dianggap gagal menangani wabah ketika negara itu berjuang melawan lonjakan kasus Covid-19.

Salah seorang pengunjuk rasa, Chai (47) mengungkapkan uneg-unegnya. Ia mengatakan bahwa selama pandemi ini nyaris tidak bisa mencari nafkah.

“Kami nyaris tak bisa mencari nafkah sekarang, semua anggota keluarga kami terkena dampaknya,” kata Chai.

Bahkan, Chai mengatakan bahwa Pemerintah gagal memberi vaksin tepat waktu. Banyak dari mereka yang sampai saat ini belum divaksin.

“Jika kami tidak turun ke jalan menyampaikan seruan, pemerintah akan mengabaikan kami,” ujarnya.

Bangkok, Thailand Memberikan Simbol Salam Tiga Jari

Di Bangkok, pengendara mobil membunyikan klakson dan pengendara motor memberi salam tiga jari. Salam tersebut sebagai simbol perlawanan yang terinspirasi dari film “The Hunger Games”.

Mereka melintasi jalan sejauh 20 km dari Monumen Demokrasi di pusat ibu kota ke Bandara Internasional Don Muang.

Berdasarkan data per Minggu (1/8), Thailand melaporkan 18.027 kasus baru dan 133 kematian akibat Covid-19, sehingga totalnya menjadi 615.314 kasus dan 4.990 kematian.

Rencananya, Thailand akan memvaksinasi 50 juta orang hingga akhir 2021. Namun sampai sekarang masih 5,8 persen dari 66 juta lebih penduduknya yang sudah divaksin. Sementara warga yang baru menerima satu dosis mencapai 21 persen.

D For GAEKON