UMP 2022 Naik 1 Persen, Kalangan Buruh Kecewa

0

UMP 2022 Naik 1 Persen, Kalangan Buruh KecewaGaekon.com – Upah minimum (UMP) 2022 dikabarkan naik 1 persen. Namun kenaikan itu justru membuat kalangan buruh kecewa, pasalnya mereka menilai sama saja tidak ada kenaikan.

UMP Hanya Naik Rp. 50.000

Melansir dari IDXChannel, Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK), Mirah Sumirah mengatakan, kenaikan satu persen UMP dinilai sama saja tidak ada kenaikan. Kenaikan 1 persen itu artinya berkisar Rp 50.000.

Kekecewaan itu diperparah dengan adanya penerapan work from home. Pasalnya, saat itu banyak buruh yang bekerja dari rumah tidak dibayar selama pandemi.

“Memang ada yang dibayar tapi sangat sedikit jumlahnya. Itu pun masih dapat potongan sana-sini” ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Tenaga Kerja mengumumkan kenaikan UMP/UMR sebesar 1 persen. Angka tersebut jauh di bawah tuntutan buruh yang meminta kenaikan sebesar 7-10 persen.

D For GAEKON