Upah Diturunkan, Para Kurir Shopee Express Mogok Kerja

0

Upah Diturunkan, Para Kurir Shopee Express Mogok KerjaGaekon.com – Baru-baru ini, Platform belanja online, Shopee jadi perbincangan publik. Pasalnya banyak rider Shopee Express di daerah Jabodetabek yang melakukan mogok kerja.

Hal ini diungkapkan oleh Arif Novianto melalui akun twitternya @arifnovianto_id. Menurut penjelasannya, mereka protes karena upahnya diturunkan. Dari semula 5.000/paket, 3.500/paket, 2.500/paket, & pada awal April menjadi 1.500/paket.

Karena kebijakan upah rendah itu, para kurir Shopee Express di Jabodetabek melakukan aksi mogok kerja sejak lima hari yang lalu. Twit Arif tersebut telah di-retweet sebanyak 5.125 kali.

Melansir dari CNN, Apabila upah kurir diturunkan jadi 1.500 setiap paket, maka kerja para kurir tersebut semakin berat.

Hal ini dikarenakan rata-rata satu paket yang diantar ke konsumen membutuhkan waktu sepuluh menit. Belum lagi, mereka harus menyediakan bensin secara mandiri.

“Sepuluh menit per paket itu jikalau letak penerima paket jaraknya berdekatan. Jika agak jauh bisa sampai menghabiskan waktu 30 menit/paket. Belum lagi harus menghubungi penerima yang kadang tidak di rumah atau alamatnya salah. Bisa dibayangkan begitu menguras energinya pekerjaan ini,” imbuhnya.

Mereka tidak dapat upah minimum dan jaminan sosial. Tak hanya itu, sistem kerja para kurir Shopee Express menggunakan sistem shift dan target pengiriman. Dengan begitu mereka bisa dikatakan layaknya pekerja formal atau sebagai karyawan.

“Jumlah paketan yang harus dikirim oleh kurir/rider dalam sistem kerja di Shopee Ekspress diatur oleh ketua tim di tiap kecamatan. Jika paketan menumpuk, apalagi saat promo, maka setiap rider bisa harus mengirimkan 125 paket/hari. Sehingga, harus membuatnya kerja lebih dari 14 jam,” paparnya.

Dampak dari pemogokan para kurir ini mengakibatkan barang-barang di gudang Shopee menumpuk, lantaran tak dikirimkan ke konsumen.

D For GAEKON