Usai Insiden Kebakaran Di Hongkong, Vivo Akan Segera Bentuk Tim Khusus

0

Usai Insiden Kebakaran Di Hongkong, Vivo Akan Segera Bentuk Tim KhususGaekon.com – Penyebab kebakaran palet kargo yang diduga berisi ponsel Vivo Y20 hingga saat ini masih terus diusut. Vivo Indonesia akhirnya akan membentuk tim khusus yang bekerja sama dengan otoritas Hongkong untuk mencari tahu penyebabnya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Hal ini telah dikonfirmasi sendiri oleh pihak Vivo Indonesia. Pihaknya akan terus memberi informasi terkini tentang isu tersebut.

“Kami memberikan perhatian tinggi pada hal ini dan segera membentuk tim khusus untuk bekerja sama dengan otoritas lokal terkait untuk mencari tahu penyebabnya,” ujar Vivo Indonesia.

Pihak Vivo juga akan memastikan bahwa produknya sampai di tangan konsumen dengan standar keamanan dan kualitas tertinggi.

Usai insiden kebakaran tersebut pihak Hongkong Air Cargo melarang perangkat Vivo dikirim melalui perusahaannya, hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Tidak jelas berapa banyak smartphone yang hancur. Mengingat ada satu kotak penuh dengan ada kemungkinan ratusan hingga ribuan ponsel Vivo rusak atau hancur dalam insiden itu.

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk juga melarang pengiriman kargo handphone merek Vivo untuk semua tipe. Larangan tersebut diketahui dari surat Cargo Information Notice (CIN) di kalangan internal perseroan yang beredar di Twitter.

Sebelumnya, pada Minggu (11/4) Pihak Vivo menerima laporan bahwa kiriman barang pada satu penerbangan kargo terbakar di apron parkir Bandara Internasional Hongkong. Diduga beberapa barang di dalamnya adalah produk Vivo.

Kebakaran terjadi tepat sebelum palet yang berisi ponsel Vivo Y20 dan aksesorisnya akan dimuat ke dalam pesawat kargo. Ponsel itu akan dikirim menuju Thailand. Dugaan awal menyebut baterai lithium-ion yang digunakan di smartphone dapat menyebabkan kebakaran jika cacat atau rusak.

D For GAEKON