Valentino Jebret Dituding Hiperbola, Pihak SCM Akhirnya Tanggapi Kisruh Tersebut

0

Valentino Jebret Dituding Hiperbola, Pihak SCM Akhirnya Tanggapi Kisruh TersebutGaekon.com – Presenter Bola, Valentino Simanjuntak atau akrab dikenal Valentino Jebret belakangan ini tengah ramai diperbincangkan. Ia dituding hiperbola sebagai komentator saat memandu pertandingan di Piala Menpora 2021.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Belakangan ini, bahkan muncul gerakan #GerakanMuteMassal yang diarahkan kepada Valentino.

Melihat kekisruhan yang terjadi ini, Direktur Programing SCM, Harsiwi Achmad, menyatakan pihaknya tak terlalu mempermasalahkan #GerakanMuteMassal tersebut.

Harsiwi mengisyaratkan Valentino akan tetap didaulat sebagai komentator di Piala Menpora 2021. Pasalnya, pihaknya merasa tidak ada masalah maupun kasus dengan Valent.

“Kami tidak mempunyai kasus dengan Valent. Apa yang dilakukan Valent di layar ketika menjadi live commentary di Piala Menpora memang atas persetujuan dan dorongan dari Indosiar,” ucap Harsiwi.

Menurut Harsiwi, gaya komentator Valentino merupakan bagian dari strategi pihaknya agar Piala Menpora lebih semarak.

“Hal ini adalah strategi membuat tayangan Piala Menpora yang tanpa penonton agar lebih meriah dan seru dinikmati pemirsa di rumah dengan lebih luas, termasuk yang bukan penonton bola,” ucap Harsiwi.

Harsiwi berharap, melalui Valentino, pihaknya bisa turut menggaet pemirsa di luar segmen sepak bola.

“Strategi ini juga bersamaan dengan penambahan ambiance penonton lapangan di setiap pertandingan. Dengan demikian penonton bola di rumah tidak merasakan pertandingan bola itu sepi,” terangnya.

Pria 38 tahun itu menjadi komentator pada pertandingan perempat final antara PS Sleman melawan Bali United pada Senin (12/4).

Awal kekisruhan itu bermula dari cuitan Bali United lewat akun Twitter-nya pada Minggu (11/4) malam WIB. Di situ, Bali United me-mention Indosiar terkait dengan gaya komentator yang hiperbola.

Hal itu kemudian memantik netizen untuk ikut menuding gaya komentator Valentino yang berisik dan hiperbola. Kolom komentar Instagram dan Twitter pria yang dikenal dengan sebutan ‘Bung Jebret’ itu pun dipenuhi dengan kritikan sampai caci maki.

Akhirnya ia memutuskan akan melaporkannya terkait dengan Undang-undang Informasi dan Teknologi Informatika (ITE).

D For GAEKON