Viral Video Oknum Satpol PP Tendang Pemuda Mabuk, Ini Faktanya

0

Viral Video Oknum Satpol PP Tendang Pemuda Mabuk, Ini FaktanyaGaekon.com – Belakangan ini viral sebuah video memperlihatkan oknum anggota Satpol PP Kabupaten Blora menendang salah satu pemuda yang diduga tengah mabuk.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kompas, menurut penjelasan Kepala Satpol PP Kabupaten Blora Djoko Sulistiyono, kejadian itu telah terjadi bulan lalu, yaitu pada tanggal 20 Agustus 2021.

Djoko menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula saat anggotanya mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya pesta miras di salah satu tempat kos-kosan, wilayah Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

“ABG mabuk tapi posisinya mereka sudah keluar dari rumah, itu mabuknya di kos-kosan, lanang wedok (laki dan perempuan) mungkin pesta miras termasuk pesta seks, sehingga warga gerah terus sempat ramai, terus memanggil petugas,” katanya.

Pemuda yang diinterogasi itu jawabannya tak konsisten. Hal ini akhirnya membuat anggota satpol PP bertindak seperti itu.

“Melihat jawaban ABG tersebut mencla-mencle (omongannya enggak konsisten) karena pengaruh alkohol, nah dia mengatakan ‘salah saya, siap ndan salah’, karena hilang kendali, terus terjadilah (tendangan itu),” terangnya.

Dalam peristiwa tersebut pihak satpol PP menemukan tiga buah senjata tajam yang diduga milik para pemuda tersebut. Mereka kemudian dibawa ke kecamatan, dipanggil orang tuanya dan dilakukan pembinaan.

Antara oknum satpol pp dan pemuda tersebut sudah saling memaafkan. Pemuda itu mengaku bahwa saat dirinya diinterogasi memang tengah mabuk, sehingga jawabannya tak begitu jelas.

Meski sudah berdamai, namun Djoko tetap memberikan sanksi kepada anak buahnya yang telah bertindak kasar kepada pemuda tersebut. Sanksi yang diberikan yaitu dipindah tugaskan.

“Iya (sanksinya) dipindah, sebab menurut saya itu juga melanggar SOP (Standar Operasional Prosedur), karena tidak boleh melakukan tindakan seperti itu. Sudah kita alih tugaskan tanggal 24 Agustus. Jadi kita proses dan kita alih tugaskan, jadi sanksi alih tugas ya rekoso (berat),” jelasnya.

D For GAEKON