Video Pengakuan Jaksa Terima Suap Kasus HRS Ternyata Hoax

0

Video Pengakuan Jaksa Terima Suap Kasus HRS Ternyata HoaxGaekon.com – Video pengakuan seorang jaksa yang menerima suap kasus sidang Habib Rizieq Shihab ternyata tidak benar adanya alias hoax.

Video dengan narasi “terbongkar pengakuan seorang jaksa yang mengaku menerima suap kasus sidang habib rizieq shihab, innalillah semakin hancur wajah hukum Indonesia” itu mengkaitkan dengan penjelasan peristiwa yang terjadi pada bulan November tahun 2016.

“Bahwa video penangkapan seorang oknum Jaksa oleh Tim Saber Pungli Kejaksaan Agung adalah peristiwa yang terjadi pada bulan November tahun 2016 yang lalu dan bukan merupakan pengakuan Jaksa yang menerima suap kasus sidang Habib Rizieq Sihab,” kata Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Sabtu (20/3).

Leo berharap agar masyarakat tidak menyebar-luaskan video tersebut. Selain itu Leo juga meminta agar masyarakat tidak mudah percaya dan terprovokasi dengan berita bohong atau hoax sebagaimana video yang sedang beredar saat ini.

“Kami juga meminta agar masyarakat tidak membuat berita atau video atau informasi yang tidak benar kebenarannya dan menyebar-luaskannya kepada masyarakat melalui jaringan media sosial yang ada,” terangnya.

Perbuatan tersebut dapat dijerat dengan Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik khususnya pasal 45A ayat (1).

Pasal tersebut berbunyi: “Setiap orang, yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan dipidana dengan pidana penjara 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah.”

Video penangkapan oknum Jaksa AF tidak ada sama sekali hubungannya dengan proses sidang Muhammad Rizieq alias Habib Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang saat ini sedang disidangkan.

“Informasi dalam video tersebut adalah tidak benar atau hoax,” tegas Leo.

Penangkapan oknum Jaksa AF di Jawa Timur tersebut terkait dengan pemberian suap dalam penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi Penjualan Tanah Kas Desa di Desa Kali Mok Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Jawa Timur.

“Pejabat yang menjelaskan penangkapan oknum Jaksa AF pada video tersebut, adalah Bapak Yulianto, SH. MH, yang saat ini sudah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT),” kata Leo.

D For GAEKON