Viral Anggota Paspampres Kena Pos Penyekatan, Danpaspampres: Aturan PPKM Darurat Belum Dipahami Petugas Di Lapangan

0

Viral Anggota Paspampres Kena Pos Penyekatan, Danpaspampres: Aturan PPKM Darurat Belum Dipahami Petugas Di LapanganGaekon.com – Beredar sebuah video yang memperlihatkan sejumlah anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mendatangi Polres Jakarta Barat di Jalan S. Parman.

Dalam video yang ditayangkan di kanal YouTube Kompas TV, terlihat puluhan anggota Paspampres mendatangi Polres Jakarta Barat. Mereka kemudian meninggalkan kantor Polres setelah Asintel Paspampres tiba.

Saat itu, Asintel Paspampres meredam para anggotanya dan memerintahkan mereka untuk pulang. Kedatangan puluhan Paspampres ini diduga untuk mencari anggota polisi yang cekcok dengan salah seorang anggota Paspampres.

Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres) Mayor Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan perihal puluhan anggota Paspampres mendatangi Mapolres Jakarta Barat. Menurut Agus, anggotanya ingin meyakinkan apakah oknum yang berkata kurang pantas telah diberi peringatan oleh atasannya.

“Anggota saya yang datang ke polres ingin meyakinkan apakah oknum yang bicara di video ‘Kalau kamu Paspampres memang kenapa?’ Sudah diberi peringatan oleh atasannya, karena ini menyinggung institusi negara,” ujar Agus.

Menurut Agus penyebab terjadinya persoalan di lapangan seperti itu karena aturan PPKM Darurat belum dipahami petugas di lapangan tentang sektor essensial, non-essensial, dan kritikal.

“Yang bekerja di sektor ini boleh melewati penyekatan sesuai instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Darurat di wilayah Jawa-Bali,” ungkapnya.

Menurut dia, apabila aturan tidak dipahami petugas, akan terjadi miskomunikasi antara warga yang bekerja di sektor yang ditentukan dengan petugas PPKM.

“Anggota Paspampres 75 persen tinggal di luar asrama Paspampres, tersebar d wilayah Jabodetabek. Setiap hari pulang pergi berdinas dan akan melewati titik dua penyekatan, Saya sudah koordinasi dengan para Dansat TNI dan Polri di lapangan untuk memahami aturan tentang PPKM Darurat,” terangnya.

Anggota Paspampres Berselisih Di Pos Penyekatan

Awalnya, seorang anggota Paspampres, Praka Izroi terlibat perselisihan dengan petugas TNI-Polri yang berjaga di pos penyekatan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Izroi diberhentikan petugas polisi saat hendak melintasi posko penyekatan di Jalan Daan Mogot. Saat itu Izroi telah mengaku bahwa dirinya adalah anggota Paspampres. Ia mengatakan bahwa akan mengikuti apel.

Perdebatan akhirnya terjadi, sejumlah petugas yang berjaga di pos penyekatan meminta Kartu Tanda Anggota (KTA) Izroi untuk memastikan kebenarannya.

Dalam video yang beredar, tampak seorang petugas mendorong Izroi saat meminta KTAnya. Izroi mengatakan tidak bisa menunjukkan KTA dengan alasan masih diproses. Sebagai gantinya, ia menunjukkan identitas lain untuk membuktikan dia anggota TNI.

“Siap, saya salah,” ucap Izroi.

Praka Izroi juga ditegur oleh para tentara yang bertugas. Dia diingatkan bahwa semua petugas di pos penyekatan berjaga 24 jam.

Sebelum meninggalkan lokasi, Praka Izroi dan para petugas juga terlihat bersalaman. Ia kemudian melanjutkan perjalanan dengan sepeda motornya.

“Kau ngomong baik-baik,” kata seorang pimpinan TNI yang bertugas di pos.

“Siap,” jawab Izroi sambil memberi hormat.

D For GAEKON