Viral Gunung Emas Kongo, Warga Kerumun Gali Emas

0

Viral Gunung Emas Kongo, Warga Kerumun Gali EmasGaekon.com – Penemuan gunung emas di Kongo baru-baru ini mencuri perhatian publik. Pasalnya, viral sebuah video yang memperlihatkan warga tengah berkerumun menggali tanah yang diketahui banyak mengandung emas di gunung tersebut.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Peneliti Pusat Penelitian Metalurgi dan Material LIPI, Nurul Taufiqu Rochman mengatakan bahwa Indonesia kaya akan emas karena memiliki banyak gunung api, mulai dari Sabang sampai Marauke. Maka dari itu, tidak mengherankan jika banyak penambangan emas di Indonesia.

“Pokoknya memang daerah-daerah pegunungan kemungkinan banyak keluar dari inti bumi yang masih berupa urat-urat (emas) yang berbarengan dengan unsur lain, misalnya silika atau batu-batuan,” ujar Nurul.

Menurut Nurul emas di dalam bumi terbentuk dari proses magmatisme. Dia berkata ada benturan dua inti atom di perut Bumi yang kemudian membentuk inti baru yang lebih besar.

“Emas itu termasuk berat atom yang agak berat. Jadi dalam proses pembentukannya memang melalui tahapan fusi,” ujar Nurul.

Nurul menuturkan emas yang terbentuk reaksi inti atom biasanya keluar dari dalam Bumi dan strukturnya seperti urat keluar dari permukaan Bumi. Secara geologi, dia menyebut emas banyak ditemukan di negara yang memiliki banyak gunung api.

“Intinya itu unsur-unsur yang ada di perut bumi itu bisa naik ke atas atau tekanan dan sebagainya,” ujarnya.

Namun Nurul mengaku tidak dapat mengetahui berapa lama proses pembentukan emas. Karena ia mengatakan reaksi fusi tidak dapat diketahui waktunya.

“Itu tergantung dari akselerasi fusi yang terjadi pembentukan inti itu. Apakah dia masih terus menerus terbentuk,” ujarnya.

Sementara itu, melansir dari Live Science, sebuah studi pada tahun 2013 di The Astrophysical Journal Letters menemukan bahwa semua emas di alam semesta kemungkinan besar lahir selama tabrakan bintang mati yang dikenal sebagai bintang neutron.

D For GAEKON