Bikin Geger Lagi, VTube Rugikan Para Member Hingga Miliaran

0

Bikin Geger Lagi, VTube Rugikan Para Member Hingga MiliaranGaekon.com – Para member aplikasi yang menawarkan penghasilan dari menonton iklan, VTube melapor ke pihak berwajib. Mereka mengaku rugi karena aplikasi tersebut.

Melansir dari Detik, kerugian yang dialami para member bisa dibilang cukup besar hingga miliaran rupiah.

Koordinator korban VTube, Alfiat Rifai meminta agar para member yang jumlahnya 17 juta berhenti berharap. Alfiat menegaskan bahwa ia telah menempuh jalur hukum.

“Kedua, kami para korban dari aplikasi VTube sudah menempuh jalur hukum dengan membuat dua laporan polisi dan kedua-duanya sudah terbit. Satu dari Bareskrim, satunya lagi dari Polda Metro Jaya,” katanya.

Alfiat menuturkan, kerugian yang ditimbulkan dari VTube ini sekitar Rp 24 miliar.

“Kurang lebih Rp 24 miliar. Dan jumlah itu adalah jumlah yang sangat kecil dari 17 juta pemain VTube, itu 17 juta membernya itu kalau saja dikalikan Rp 150 ribu rata-rata, jumlahnya kurang lebih Rp 2 triliun, Rp 3 triliun lah,” terangnya.

Alfiat menduga ada oknum PBNU sebagai pelindung dan pemegang saham PT Future View Tech.

“Ini sungguh sangat mengecewakan kita semua, sebagai orang nahdliyin atau warga NU mengingat posisi beliau adalah salah satu ketua pusat Nahdlatul Ulama,” katanya.

Kuasa hukum korban, Purnomo Ratman mengatakan, dirinya mewakili 350-an member VTube.

“Kami selaku kuasa hukum korban VTube, yang telah memberikan kuasa kepada kami kurang lebih 300 korban, 350-an korban,” katanya.

Alfiat menceritakan awal mula dirinya tertarik investasi ke VTube karena merupakan sesuatu yang baru. Ia mendapat iming-iming akan mendapat uang hanya dengan menonton iklan.

“Yang pertama karena ini adalah sesuatu hal yang baru, dan dikatakan bahwa nonton iklan itu akan dapat uang apalagi di musim-musim pandemi banyak perubahan-perubahan yang… masuk di VTube ini kan korban PHK, kemudian di rumah saja,” katanya.

Karena mendapatkan penawaran langsung melalui Youtube, para member ini kemudian tergiur. Alfiat menjelaskan, uang tersebut kini tidak bisa ditarik. Sebab, aplikasinya ditutup.

Ada sejumlah cara untuk memperoleh pendapatan di VTube. Salah satunya dari merekrut orang di mana uang yang diinvestasikan itu dikali 5%. Kemudian, dengan mendapat poin dengan menonton iklan.

Ia melanjutkan, aplikasi ini pernah tutup dengan alasan maintenance. Kemudian, sempat hidup setelah mendapat izin dengan syarat membayar poin membernya. Namun, VTube tak mampu membayar poin tersebut.

D For GAEKON