Wali Kota Surabaya Beri Pesan Agar Warganya Disiplin Protokol Kesehatan

0

Wali Kota Surabaya Beri Pesan Agar Warganya Disiplin Protokol KesehatanGaekon.com – Operasi yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus digelar dan melakukan tes massal yang kedapatan nongkrong di tempat fasilitas publik. Hal itu seperti yang dilakukan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dengan berkeliling kota, salah satunya ke Taman Bungkul, pada Sabtu(17/10/2020) malam.

Para warga yang mayoritas anak muda diingatkan oleh Risma agar lebih disiplin terapkan protokol kesehatan. Ia juga mengimbau agar dapat membatasi kegiatan atau aktivitas kumpul-kumpul di luar rumah.

“Kalau kalian kena (Covid-19), kasihan nanti yang di rumah,” kata Risma.

Selain itu, ada sekitar 222 warga yang dilakukan rapid antibody dan swab tes. Mereka di-tes oleh petugas di lokasi. Dari hasil tes itu, empat orang dinyatakan reaktif. Dari catatan yang diterima, total ada 222 orang yang dilakukan tes rapid massal dadakan.

Jika didetailkan, tes rapid antibody diikuti 201 Orang dan swab test 21 orang. Yang reaktif selanjutnya diisolasi di hotel yang telah disediakan oleh Pemkot Surabaya.

Selain dengan melakukan operasi dan tes massal, sosialisasi protokol kesehatan (prokes) juga gencar dilakukan oleh Pemkot Surabaya. secara gencar dengan tujuan kedisiplinan warga terus meningkat. Terbaru, Pemkot Surabaya melakukan sosialisasi prokes sebagai pemutus mata rantai penyebaran Covid-19 lewat seni mural.

Di sepanjang Jalan Ketabang Kali Surabaya dipenuhi dengan pesan untuk mematuhi protokol kesehatan atau 3M (memakai masker, menjaga jarak atau hindari kerumunan dan mencuci tangan) di tengah pandemi Covid-19.

“Pemkot tidak habis-habisnya untuk mengingatkan masyarakat untuk perubahan perilaku (mematuhi protokol kesehatan),”

Sementara itu, menurut Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto, Minggu (18/10/2020), ia mengatakan, pesan dan kemasannya sengaja dibuat menarik. Misalnya, warga diminta tetap memakai masker, jangan sampai dipelorot (diturunkan). Hal itu disampaikan lengkap lewat seni dengan media tembok yang berlokasi di sekiraean kali Surabaya.

“Perilaku biasakan yg tidak biasa. Tidak biasa pakai masker, ya sekarang harus biasakan pakai masker,” ujar Irvan

Irvan juga menambahkan, pihaknya memang sengaja berinovasi seperti itu lantaran protokol kesehatan menjadi hal yang sangat penting ditengah wabah Covid-19 atau virus Corona ini. Melalui sosialisasi seni seperti itu, dirinya mengatakan, pihaknya berharap semakin meningkatkan kesadaran warga Surabaya akan penerapan protokol kesehatan (3M).

Z For GAEKON