Warga Sampang Demo UGD Puskesmas Tak Beroperasi 24 Jam Saat Pandemi

0

Warga Sampang Demo UGD Puskesmas Tak Beroperasi 24 Jam Saat PandemiGaekon.com – Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Jrangoan, Sampang, Jawa Timur tak beroperasi 24 jam saat pandemi. Hal ini membuat warga Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Jawa Timur protes.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Puluhan warga dari 10 desa di Kecamatan Omben itu menyatakan bahwa puskesmas tak beroperasi sesuai dengan janji Bupati Sampang, Slamet Junaidi, saat peresmian.

“Untuk Puskesmas Jrangoan tidak bisa melaksanakan perintah Bupati. Kami juga sudah pernah melakukan audiensi kepada pihak Puskesmas agar bisa mengevaluasi seluruh tenaga kesehatan,” kata koordinator aksi, Helmi Fuadi.

Helmi mempertanyakan klaim kepala puskesmas bahwa mereka belum mendapatkan izin rawat inap.

UGD Diharapkan Memberikan Pelayanan 24 Jam

Helmi berharap Puskesmas Jrangoan memberikan pelayanan UGD selama 24 jam kepada masyarakat, dan bisa memberikan konsekuensi terhadap tenaga medis yang lalai dalam memberikan pelayanan.

Kepala Puskesmas Jrangoan, Misnari, berdalih bahwa pelayanan belum maksimal karena faktor pelayanan rawat inap belum dibuka setelah renovasi.

Sementara itu Kepala Desa Jrangoan, H. Mustofa, mengatakan bahwa pihaknya sudah pernah menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pihak puskesmas. Ia juga menganggap semenjak gedung dibangun, institusi pelayan kesehatan tersebut justru belum membuahkan hasil.

Menurut keterangan warga, saat peresmian Puskesmas, Bupati Sampang, Slamet Junaidi mengatakan bahwa bahwa puskesmas bahkan harus menjemput bola kepada warga.

D For GAEKON