Surabaya masih dilanda oleh hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang. Hal ini dapat memicu terjadinya bencana alam.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan melakukan antisipasi dengan memangkas pohon di sepanjang jalan protokol Kota Surabaya, Kamis (9/1/2020). Hal ini untuk menghindari jatuhnya lagi korban seperti yang terjadi dengan pasangan pasutri yang meninggal karena tertimpa pohon tumbang (6/1/2020).

Kegiatan tersebut dimulai pagi ini dengan menutup sebagian Jalan A Yani mulai dari pintu masuk arah Sidoarjo. Pohon rindang sepanjang jalan protocol tersebut dipangkas agar bila ada serangan angin kencang, tidak ada bagian pohon yang berjatuhan.

Walikota Tri Rismaharini mengingatkan masyarakat untuk waspada dan menghindari berteduh di bawah pohon ketika hujan deras yang disertai angin kencang datang. Karena menurut laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem masih akan melanda Kota Surabaya.

Risma juga meminta warga segera melapor ke 112 bila ada kejadian pohon yang roboh di dekat tiang listrik. Warga dilarang untuk mencoba menyentuh atau meminggirkan sendiri karena berbahaya. Akan ada petugas yang terkait yang akan menangani.

W For GAEKON

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here