Jadi Destinasi Wisata Baru, Lahan Bekas Bandara Selaparang Lombok Akan Disulap Jadi Sports Parks

0

Jadi Destinasi Wisata Baru, Lahan Bekas Bandara Selaparang Lombok Akan Disulap Jadi Sports ParksGaekon.com – Lahan bekas Bandara Selaparang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan disulap menjadi destinasi wisata baru.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan bahwa lahan eks Bandara Selaparang Lombok akan dikembangkan menjadi sports parks.

“Salah satunya adalah pemanfaatan lahan eks Bandara Selaparang Lombok yang akan dikembangkan jadi sports parks seiring inisiatif pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang akan mengembangkan automotive sports tourism di Indonesia,” kata Faik.

Hal ini merupakan optimalisasi perluasan portofolio bisnis PT Angkasa Pura I (Persero) melalui pemanfaatan berbagai lahan dan aset perusahaan untuk meraih sumber pendapatan baru dalam jangka panjang.

Faik menjelaskan, pengembangan dan optimalisasi lahan ini dilakukan dengan mendorong peran anak perusahaan Angkasa Pura Property sebagai pengembang utama yang akan berkolaborasi dengan mitra strategis.

Faik juga menerangkan bahwa lahan bekas Bandara Selaparang Lombok ini luasnya mencapai 58,18 hektare.

Ruang ini nantinya akan dimanfaatkan seabagai venue terselenggaranya berbagai acara otomotif, baik roda dua maupun roda empat, dengan memanfaatkan bekas landas pacu sepanjang 2,1 ribu meter.

Acara seperti perlombaan kendaraan roda dua (bike drag kelas <200cc, bike drag kelas motor listrik, kelas superbike) dan roda empat (drag race, drifting car, dan sprint rally) rencananya akan terselengara di sini.

Pengembangannya sejalan dengan pembangunan Mandalika sebagai pusat wisata olahraga, sehingga nantinya Lombok memiliki sarana pendukung pariwisata olahraga yang lengkap.

Pendaftaran seleksi bagi calon mitra yang berminat dibuka pada 14 September hingga 14 Oktober 2021. Tahap aanwijzing dokumen rencana kerja sama (RKS) akan dilakukan pada 20 Oktober 2021 dan penyerahan dokumen mitra maksimal dilakukan pada 17 Desember 2021.

“Pada lahan yang dijadikan sports parks tersebut juga akan dibangun area ritel, perkantoran, dan hotel untuk mendukung penyelenggaraan acara olahraga otomotif,” ungkapnya.

Pengaspalan trek utama Jalan Kawasan Khusus (JKK) Mandalika International Street Circuit telah selesai dilakukan. Trek utama ini tercatat sepanjang 4,31 kilometer (km). Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer menjelaskan, pekerjaan penghamparan aspal pada trek utama menggunakan tiga unit alat finisher dengan teknologi satelit.

Penggunaannya menjamin kualitas permukaan dan kemiringan sesuai desain, serta diawasi langsung tenaga profesional.

Hal ini menjadikan Mandalika International Street Circuit sebagai salah satu sirkuit yang menawarkan kecepatan 330 km/jam dengan tetap memiliki tingkat keamanan yang tinggi bagi pembalap.

Lima Destinasi Yang Masuk Zona Wisata Hijau

Terkait pendekatan praktik pariwisata di masa pandemi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah mematangkan persiapan lima destinasi yang akan masuk dalam zona wisata hijau.

Kelimanya adalah Gili Indah (Trawangan, Meno dan Air) di Kabupaten Lombok Utara, Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Pulau Moyo di Sumbawa, serta Tambora di Kabupaten Dompu dan Bima.

D For GAEKON