Wisma Persebaya Dijarah, Sejumlah Aset Hilang, Armuji: Jelas Nanti Kita Lakukan Langkah Hukum

0

Wisma Persebaya Dijarah, Sejumlah Aset Hilang, Armuji: Jelas Nanti Kita Lakukan Langkah HukumGaekon.com – Penjarahan di Wisma Persebaya, Jalan Karang Gayam, Tambak Sari, Surabaya, Jawa Timur ini memancing emosi Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Pihaknya akan mengambil langkah hukum terkait kasus ini.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Armuji memastikan bahwa pihaknya tak akan tinggal diam membiarkan tempat bersejarah itu dijarah.

“Jelas nanti kita lakukan [langkah hukum],” ujarnya.

Armuji sempat meninjau kondisi Wisma Persebaya, ia mengatakan bahwa ada sejumlah aset yang hilang, seperti kusen yang terbuat dari aluminium dan sejumlah unit AC.

Bahkan, ada beberapa foto yang raib. Padahal menurutnya potret itu memiliki nilai sejarah yang penting bagi Persebaya Surabaya dan juga pendukungnya, Bonek Mania.

Namun beruntungnya, sejumlah trofi dan jersey milik mendiang pemain Persebaya, Eri Irianto, masih utuh terpajang di sejumlah lemari etalase.

Untuk mengamankan sejumlah trofi, jersey dan arsip penting yang tersisa, Armuji memerintahkan Satpol PP dan Linmas untuk mengevakuasi barang-barang tersebut ke Stadion Gelora 10 November sementara waktu.

“Kausnya Eri Irianto [dan piala] yang dipasang harus diamankan. Kalau itu hilang semua namanya sejarah perjalanan persepakbolaan di Surabaya tidak ada bekasnya,” ucapnya.

Armuji mengaku mengetahui peristiwa ini dari laporan warga sekitar melalui telepon. Ia pribadi sempat terkejut mendengar kabar tersebut.

“Kami sangat terkejut. Tadi begitu ditelepon warga, bahwa lapangan Karanggayam yang legendaris dan bersejarah bagi sepak bola di Surabaya sudah porak poranda,” ucapnya.

Wisma Persebaya Sudah Lama Kosong

Wisma ini diketahui lama kosong, sejak terjadi sengketa antara Persebaya Surabaya dan Pemkot Surabaya di Pengadilan Negeri dan berlanjut ke proses banding di Pengadilan Tinggi, circa 2019-2020.

Satpol PP dan Linmas Kota Surabaya sendiri pernah melakukan penyegelan Wisma Persebaya pada Mei 2019.

Selama sengketa berlangsung, wisma ini kemudian menjadi tak berpenghuni. Wisma Persebaya merupakan tempat yang bersejarah bagi dunia sepak bola di Surabaya.

Tempat ini sudah seperti kawah candradimuka para pemain legenda Persebaya. Di wisma ini, pemain-pemain kebanggaan arek-arek Suroboyo seperti Bejo Sugiantoro, Uston Nawawi, Mat Halil, Rendi Irawan, Anang Makruf, Yusuf Ekodono hingga Almarhum Eri Irianto, muncul dan dibina.

D For GAEKON