Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Depok Ditangkap Polisi

0

Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Depok Ditangkap PolisiGaekon.com – Pasar Muamalah Dinar Dirham di Depok yang sempat viral kini harus berujung hukum. Pendiri pasar tersebut, Zaim Saidi ditangkap polisi pada Selasa (2/2) malam.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono mengonfirmasi hal tersebut. Ia mengatakan bahwa benar telah menangkap Zaim.

“Benar (Zaim Saidi ditangkap),” kata Rusdi.

Namun terkait alasan jelasnya mengapa Zaim ditangkap, Pihak kepolisian masih belum bisa menjelaskan.

Sementara itu, menurut Bank Indonesia (BI) setiap orang yang tidak menggunakan rupiah dalam bertransaksi dapat dijatuhi sanksi pidana kurungan atau penjara paling lama satu tahun. Selain itu, orang tersebut dibebankan denda maksimal Rp200 juta.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menuturkan ketentuan itu tertuang dalam UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Pada Pasal 21 UU tentang Mata Uang menyebutkan rupiah wajib digunakan dalam setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran, penyelesaian kewajiban lainnya yang harus dipenuhi dengan uang, dan transaksi keuangan lainnya.

“Dengan demikian kalau ada transaksi menggunakan denominasi non rupiah melanggar Pasal 21 UU tentang Mata Uang, dengan sanksi pidana kurungan paling lama satu tahun dan pidana denda paling banyak Rp200 juta,” ujarnya.

Lurah Tanah Baru, Kota Depok Zakky Fauzan mengatakan bahwa Pasar Muamalah yang tengah didalami polisi itu beroperasi setiap Minggu per dua pekan sekali. Pasar itu terletak di Jalan Raya Tanah Baru, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok.

Pasar Muamalah ini dibuka di sebuah ruko milik seorang warga bernama Zaim (60) dan beroperasi mulai pukul 7.00-11.00 WIB. Setiap transaksi di pasar tersebut menggunakan koin dinar dan dirham.

“Yang saya ketahui untuk proses pembayaran pada transaksi jual beli di Pasar Muamalah dengan menggunakan koin dinar dan dirham,” kata Zakky.

Pasar tersebut menjual sejumlah barang seperti sendal nabi, parfum, makanan ringan, madu, hingga pakaian.

D For GAEKON