Barbeque Jadi Makan Malam Terakhir, 1 Keluarga Tewas di Dalam Glamping

0

Barbeque Jadi Makan Malam Terakhir, 1 Keluarga Tewas di Dalam Glamping

Satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak meninggal dunia saat liburan di sebuah glamping di daerah wisata Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Keempat korban yakni, ayah Muhamad Ali Munawar (52 tahun), ibu Maghfirah (43 tahun), anak sulung Bagas Amar Hakiki (21 tahun), serta anak bungsu mereka Alvino Evan Hakim (16 tahun).

Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra menerangkan bahwa dugaan terbesar yakni karena keracunan gas.

Dugaan tersebut muncul usai penyidik menemukan gas portable yang digunakan korban untuk memasak.

“Kemungkinan ada dua, dari gas portable itu sama gas setelah bakar-bakar. Jadi setelah barbeque-an karena langsung tidur, setelah dia bakar-bakar langsung ditutup pintunya,” kata Mahendra, dikutip dari Kumparan, Jumat (29/5/26).

Ia menjelaskan, kondisi tenda glamping yang relatif tertutup diduga membuat sirkulasi udara tidak berjalan maksimal sehingga gas terperangkap di dalam ruangan.

“Posisi bbq-an memang agak ke luar tapi kemungkinan masuk (ke tenda). Jadi ada dua kemungkinan,” jelas dia.

Sebelumnya, dugaan awal polisi sekeluarga itu tewas karena keracunan makanan. Namun, dugaan itu terbantahkan karena tak ditemukan bekas sisa makanan yang dimuntahkan.

Menurut polisi, ciri-ciri awal penyebab kematiannya pun lebih mirip dengan keracunan CO2.

“Tidak ada muntahan, tidak ada perlawanan, jadi ciri khasnya gas CO2 ini lemas, lemas, ngantuk, ngantuk, tiba-tiba hilang,” ungkap Mahendra.

Sementara itu, jenazah ditemukan dalam kondisi terbaring di atas kasur di dalam tenda glamping. Tak tampak ada busa yang keluar dari mulut keempatnya.

Meski begitu, telapak tangan dari tiga anggota keluarga itu tampak mengepal. Sementara, tangan salah satu jenazah tak terlihat karena tertutup selimut.

Kini, jenazah keempatnya telah dievakuasi. Sementara, polisi masih melakukan penyelidikan.

Kedatangan empat jenazah satu keluarga itu disambut isak tangis para pelayat di rumah duka yang terletak di Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Jenazah kemudian langsung disalatkan dan dimakamkan.

 

KA For GAEKON