Harga Plastik Naik Drastis, Begini Tanggapan Menko Perekonomian

0

Harga Plastik Naik Drastis, Begini Tanggapan Menko Perekonomian

Kenaikan harga plastik yang mencapai 50 persen di pasaran membuat Masyarakat kelabakan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto mengakui, harga bahan baku cenderung mengalami perubahan.

“Kalau bahan baku plastik kan memang berubah harganya. Kalau bahan baku itu kan selalu berbasis pada siklus terutama untuk petrokimia. Kalau plastik kan masuk dalam packaging. Packaging plastik. Ya, nanti kita lihat aja,” kata Airlangga.

Sebelumnya, efek domino dari konflik di Timur Tengah (Timteng) mulai dirasakan sektor perdagangan yang memanfaatkan sumber daya minyak, salah satunya penjualan plastik yang harganya terus meningkat.

Kenaikan harga plastik dipasaran meningkat secara perlahan, dari 20 persen menjadi 50 persen lebih.

Untuk harga plastik paling murah, semula harganya Rp8.000 hingga Rp9.000 kini dibanderol Rp15.000.

Plastik terbentuk dari unsur-unsur seperti karbon, oksigen, hidrogen, klorin, belerang dan nitrogen. Kemudian sebagai bahan dasar dari plastik adalah dari minyak dan gas bumi.

Konflik Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz di Iran turut memengaruhi pasokan sumber daya minyak bumi yang mana menjadi bahan baku pembuatan plastik.

Sebagai informasi, Plastik terbentuk dari unsur-unsur seperti karbon, oksigen, hidrogen, klorin, belerang dan nitrogen. Kemudian sebagai bahan dasar dari plastik adalah dari minyak dan gas bumi.

Proses pembuatan plastik dari minyak bumi secara singkat adalah minyak bumi yang melewati proses pemurnian di kilang minyak (refinery) bersama dengan gas bumi, dan menghasilkan produk petrokimia seperti etana, propana dan berbagai produk petrokimia lainnya.

Etana dan propana dipecah menggunakan tungku bersuhu tinggi, sehingga terbentuk etilena dan propilena, yang digabungkan dengan katalis membentuk polimer plastik yang selanjutnya menjadi pelet/bijih plastik.

Bijih plastik yang terbentuk kemudian diproses menjadi aneka produk plastik seperti sisir, botol plastik, kantong plastik, penutup plastik, ember plastik, gigi palsu, pipa paralon, produk elektronik, komputer, peralatan telekomunikasi, hingga plastik untuk industri sepeda, motor, mobil, kereta api hingga pesawat terbang.

 

KA For GAEKON