Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman memutuskan mundur dari jabatannya.
Meski demikian, Iman memastikan tidak akan terjadi kekosongan kepemimpinan di BEI. Seluruh proses administrasi dan transisi kepemimpinan akan dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Dokumentasi, administrasi semuanya akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar kita. Nanti akan ada sementara Plt yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita. Sampai ditunjuk definitif Direktur Utama yang baru,” jelas Iman di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1).
Namun, Iman tak menyebutkan secara rinci siapa yang bakal mengisi posisi sebagai Plt. Direktur Utama BEI.
Iman resmi mengundurkan diri dari jabatannya menyusul gejolak pasar yang menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penghentian sementara perdagangan (trading halt) selama dua hari berturut-turut, dari hari Rabu (28/1) dan Kamis (29/1).
Pernyataan pengunduran diri disampaikan Iman pada pembukaan perdagangan Jumat (30/1), di saat kondisi pasar mulai menunjukkan perbaikan.
Pada perdagangan pagi itu, IHSG tercatat menguat 1,77 persen ke level 8.377,92.
“Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik. Saya ingin menyampaikan statement, dan ini tidak ada tanya-jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman.
KA For GAEKON




