Polisi Belum Temukan Keterlibatan Ormas Dalam Kasus Kematian Bambang

0
Polisi Belum Temukan Keterlibatan Ormas Dalam Kasus Kematian Bambang
Sumber Foto: KOMPAS.com/HANIFAH SALSABILA

Kasus kematian pedagang cermin, Bambang Setiawan (60) yang tewas dikeroyok dalam kerusuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/26) menemui babak baru.

Dalam kasus tersebut, polisi telah memeriksa 14 saksi. Berdasarkan pemeriksaan, polisi belum menemukan adanya temuan keterlibatan GRIB Jaya ataupun organisasi masyarakat (ormas) lainnya dalam kasus ini.

“Kami belum menemukan adanya indikasi bahwa pelaku ini adalah anggota komunitas tertentu. Ini keterangan kami peroleh dari saksi-saksi yang sudah kami mintai keterangan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Iman Imanuddin, dikutip dari Kompas, Kamis (3/9/26).

Untuk itu, Iman meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan opini tak berdasar di media sosial. Iman menegaskan, pihaknya akan mengusut kasus ini hingga selesai.

“Serahkan pada kami dan kami akan mempublikasi secara terbuka dan transparan kepada masyarakat,” ujar Iman.

Dalam prosesnya, penyidikan kasus kematian Bambang direspons dengan dibuatnya laporan model A yang dibuat oleh kepolisian.

Bambang sudah menjalani visum sebelum dimakamkan yang menjadi dasar pengusutan penyebab kematiannya.

Sejauh ini, penyidik telah mengidentifikasi dua pria di rentang usia 30 sampai 40 tahun yang diduga mengeroyok Bambang hingga tewas. Keduanya kini dalam pengejaran oleh kepolisian.

“Saat ini penyidik sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang melakukan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang,” kata Iman.

 

KA For GAEKON