Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak akan bergabung dalam aliansi militer manapun.
“Kami tidak bisa menjadi bagian dari aliansi militer manapun,” Kata Prabowo dalam wawancara eksklusif dengan Bloomberg yang terbit dengan judul “Prabowo Open to Breach Indonesia Deficit Cap Only During Crisis”, dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah RI, Selasa (17/3/26).
Indonesia secara konsisten menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif, sebagaimana Amanah Undang – Undang Dasar 1945, yaitu tidak memihak blok kekuatan manapun dan aktif menciptakan perdamaian dunia.
Indonesia berdiri di atas kaki sendiri, tidak bergantung pada kekuatan negara lain. Untuk itu, Indonesia pun harus membangun kekuatan pertahanan yang kuat.
Prabowo menekankan Indonesia menjaga hubungan baik dengan semua negara tetangga dan memiliki postur militer yang bersifat defensif.
Sementara itu soal keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) bentukan Amerika Serikat (AS), Prabowo kembali menjelaskan bahwa tujuan Indonesia adalah kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara (two-state solution).
“Jika kami berada di dalamnya (BoP), kami masih bisa memengaruhi dan bekerja menuju solusi jangka panjang, yang menurut kami adalah Palestina merdeka, solusi dua negara,” jelas Prabowo.
Namun rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza saat ini ditunda. Semua pembahasan terkait BoP sedang ditangguhkan (on hold) karena meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.
Untuk penyelesaian konflik AS-Iran, Prabowo telah mengajukan diri sebagai mediator. Konflik ini telah menciptakan ketidakpastian dan gejolak bagi semua negara di dunia.
“Saran saya selalu mencari opsi damai,” tutur Prabowo.
KA For GAEKON




