Kasus keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali terulang. Puluhan siswa SMK Negeri 4 Pati diduga keracunan usai menyantap MBG.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jateng, Budi Santosa mengonfirmasi hal ini. Pihaknya mengatakan bahwa MBG yang datang pukul 11.30 WIB, dibagikan di jam 12.00 WIB.
“Kami sedang di SMK Negeri 4 Pati yang saat ini ada anak diduga keracunan MBG. Siang hari ini kami mendapatkan MBG jam 11.30 WIB dan dibagikan jam 12.00 WIB,” ujar Budi.
Budi menyebut bahwa sekitar 20 siswa dilarikan ke rumah sakit. Pihaknya menjelaskan jika siswa SMKN 4 Pati mendapatkan MBG siang tadi. Setelah disantap oleh para siswa, selang beberapa saat mereka mengeluh mual dan pusing.
“Baru dimakan saat jam 12.06 WIB beberapa anak yang mengeluh mual, pusing, dan muntah-muntah,” jelas dia.
“Beberapa anak itu dibawa ke (RS) KSH ada sebanyak 20 anak yang dibawa dan sudah mendapatkan perawatan, 20 anak dirawat di RS KSH,” tambahnya.
Setelah ada siswa yang mual dan pusing, menurut keterangan Budi kegiatan makan tersebut langsung dihentikan. Sehingga jumlah siswa yang keracunan bisa diminimalisir
“Baru beberapa anak karena dibagikan 12.06 WIB terus ada keluhan terus dihentikan tidak semua dan kita tarik,” jelasnya.
Menurutnya, menu makan siang hari ini berupa ayam garang asem, tahu, dan buah semangka. Namun belum diketahui jenis makanan mana yang menyebabkan keracunan tersebut.
Kepala SPPG Pati Margorejo, Rosita Tri Suci Rohani, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penyebab dugaan indikasi keracunan MBG ini.
“Kita lihat hasilnya seperti apa, Menunya nasi garang asem ayam, buah semangka,” jelas Rosita ditemui di SMKN 4 Pati.
“Masih indikasi, kita harus bijaksana, saya harap bisa bijaksana dalam melaksanakan tugas,” tambahnya.
KA For GAEKON




