Bahaya ‘Memangku’ Laptop, Ini Penjelasan Medisnya!

0

Laptop sudah menjadi salah satu teknologi yang dibutuhkan orang setiap harinya. Baik untuk bekerja maupun untuk sekolah. Karena sudah banyak lingkup pendidikan yang mengharuskan siswanya bisa menggunakan teknologi yang satu ini.

Kebanyakan orang ketika menggunakan laptop memang diletakkan di atas meja dan duduk dengan postur tubuh membentuk sudut siku 90 derajat. Dan ada pula orang yang menggunakan laptop dengan diletakkan di atas kasur sambil bermalas-malasan.

Selain itu tidak sedikit juga orang yang menggunaka laptop dengan menaruh di atas pahanya, dengan maksud memangku laptopnya. Ada yang terpaksa melakukan ini karena tidak ada meja, dan ada pula yang menjadikannya hobi karena bisa lebih simple tanpa harus mencari meja.

Namun ternyata jika dilihat secara medis, kebiasaan menaruh laptop di pangkuan tidak baik bagi kesehatan. Seperti yang dikutip GAEKON dari IDNTimes, berikut efek negatif yang ditimbulkan karena sering menaruh laptop di pangkuan.

  1. Menyebabkan Kesemutan

Kebiasaan menempatkan laptop di pangkuan akan mengakibatkan kesemutan, khususnya di bagian kaki. Kesemutan terjadi karena peredaran darah yang tidak lancar. Akibatnya, kaki akan terasa kebas untuk sesaat dan tidak nyaman.

Kesemutan ini membuat sulit bergerak dan harus menunggu beberapa saat agar kembali normal. Untuk menghindari adanya kesemutan ini, jangan memangku laptop dan sering bergerak serta melakukan peregangan.

  1. Menyebabkan Kulit Terbakar

Kebiasaan menempatkan laptop di pangkuan juga bisa berdampak pada kulit. Memangku laptop bisa menyebabkan kulit menjadi terbakar. Menurut laman Vest Tech, berdasarkan laporan medis, ditemukan bahwa menempatkan laptop (dan perangkat elektronik lain) di atas kulit dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan kulit berbintik-bintik atau ruam.

Kondisi ini disebut sebagai toasted skin syndrome akibat paparan panas jangka panjang. Umumnya, sindrom ini tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya. Tetapi, bisa menyebabkan perubahan warna kulit secara permanen.

  1. Menyebabkan Punggung dan Leher Menjadi Kaku

Meletakkan laptop di pangkuan ini akan membuat posisi duduk kita secara otomatis menjadi membungkuk. Apalagi jika intensitas waktu untuk memangku laptop cuku lama makan akan merasakan kaku pada leher, punggung dan pinggang. Menurut laman EHS Today, postur tubuh yang salah saat menggunakan komputer yang berlebihan akan mengakibatkan otot sakit atau cedera berulang di bagian tubuh tertentu.

Misalnya, leher menjadi kaku karena membungkuk dan menghadap ke bawah selama berjam-jam. Menurut seorang doktor dari University of North Carolina di Chapel Hill School,Kevin Carneiro, DO, mengatakan bahwa tubuh harus membentuk sudut 90° di siku, lutut dan pinggul untuk mencegah nyeri dan otot kaku.

  1. Menyebabkan Masalah Tidur

Menempatkan laptop di pangkuan seringkali kita lakukan juga di atas tempat tidur. Sambil bersantai dan menonton film. Keasikan menatap laptop selama berjam-jam membuat tidak sadar, tiba-tiba hari sudah malam. Dan kita masih terus menatapnya tanpa beranjak dari depan laptop. Kebiasaan ini apabila sering dilakukan, kita akan berisiko tinggi mengalami masalah tidur.

Cahaya dari laptop atau barang elektronik lain akan membingungkan otak. Alhasil, otak berpikir kalau ini waktunya untuk bangun, bukan waktu tidur, meskipun hari sudah malam. Cahaya dari layar elektronik membuat tubuh berhenti mengeluarkan hormon melatonin.

Hormon melatonin berfungsi agar tubuh menyiapkan diri untuk tidur. Secara normal, tubuh akan melepaskan hormon ini beberapa jam sebelum tidur. Sementara, memangku laptop dengan cahaya yang terang akan mengacaukan produksi hormon melatonin.

  1. Berbahaya Bagi Organ Reproduksi

Kebiasaan menempatkan laptop di pangkuan ternyata juga sangat berbahaya untuk organ reproduksi. Hal ini disebabkan karena laptop menerima sinyal internet nirkabel dalam bentuk gelombang mikro dan memancarkan gaya gerak listrik. Menempatkan laptop dalam pangkuan berarti sangat dekat dengan organ reproduksi kita. Akibatnya, jumlah dan kualitas sperma pada laki-laki serta pelepasan sel telur pada perempuan terkena dampaknya.

Para peneliti di Argentina menemukan bahwa memangku laptop dapat berbahaya bagi laki-laki. Karena radiasi dari laptop akan merusak DNA sel sperma. Sementara, studi dari American Society for Reproductive Medicine menyebut bahwa memangku laptop dapat berpengaruh pada kesuburan.

  1. Menyebabkan Masalah Kehamilan

Menempatkan laptop di pangkuan dalam waktu yang lama dapat mempengaruhi kesuburan hingga berdampak pada organ reproduksi perempuan. Akibatnya, produksi sel telur akan tertunda dan membuat perempuan lebih sulit hamil, tutur laman Vest Tech.

Apabila berhasil hamil sekalipun, radiasi akan menyebabkan masalah kesehatan pada janin yang dikandung. Ketika bayi ini lahir, bisa jadi menunjukkan tanda-tanda masalah bawaan dan gangguan perkembangan.

  1. Memicu Berbagai Jenis Kanker

Menurut peneliti dari University Hospital Basel Swiss Drs. Andreas Arnold dan Peter Itin, menemukan bahwa laptop yang dipangku menghasilkan panas yang bisa menyebabkan kerusakan kulit. Bukan kerusakan biasa, tetapi bisa berkembang menjadi kanker kulit.

Melansir dari laman Vest Tech, Seorang dokter kulit, Dr. Anthony J. Mancini pun juga mendukung temuan tersebut. Menurutnya, peradangan kulit yang berkepanjangan akan meningkatkan risiko kanker kulit sel skuamosa yang lebih agresif dari kanker kulit biasa.

KL For GAEKON